Rabu, 14 Oktober 2015

Kepuasan Tak Terhingga


Dr Boyke,
Saya setuju sekali bahwa berhubungan seks adalah sesuatu yang
menyenangkan. Celakanya, hal ini baru saya sadari akhir-akhir ini ketika
suami saya melakukan perubahan-perubahan saat melakukan hubungan
intim. Padahal, kami sudah hampir sepuluh tahun menikah dengan
dua anak. Umur saya sekarang 31 tahun, dan suami (40 tahun). Sejauh ini
kami melakukan hubungan seks sebagai hal yang rutin. Sebagaimana
laiknya seorang istri, saya harus melayani suami, termasuk memenuhi
kebutuhannya, melakukan hubungan seks. Memang sesekali saya merasa
puas, namun tidak puas-puas amat seperti yang saya alami ketika
berhubungan badan, akhir-akhir ini. Bermula ketika suami saya tiba-tiba
membawa pulang gambar-gambar porno. Terus terang, ketika suami
memperlihatkan gambar-gambar tersebut, saya menjadi jijik dan muak.
Tak pelak, ketika suami mengajak untuk melakukan hal yang sama seperti
di gambar porno, melakukan hubungan intim dengan berbagai gaya dan
posisi, saya langsung menolaknya mentah-mentah. Namun dasar suami
saya tergolong tipe orang yang pintar merayu, akhirnya permintaan suami,
saya penuhi juga. Mulanya, saya merasa risih dan kaku, tetapi akhirnya
saya merasakan enak juga. Bahkan saya cukup menikmati karena
kepuasan-kepuasan tak terhingga yang kami alami setiap kali
berhubungan seks.

Pertanyaan saya, apakah berhubungan seks dengan aneka
gaya dan posisi dihalalkan? Masalahnya, selama ini saya
punya anggapan bahwa berhubungan seks harus dilakukan
secara santun.
Evie Zarkasi, Pejaten, Jakarta Selatan
Jawab:
Berbagai posisi dan variasi memang dibutuhkan dalam
berhubungan seks, sehingga seks tidak menjadi suatu
"kewajiban" atau "tugas rutin" belaka. Mencontoh
berbagai posisi dan variasi dari gambar porno atau film biru boleh-boleh
saja, selama dilakukan antara pasangan suami isteri yang sah. Melakukan
posisi variasi memang dianjurkan oleh Islam, surat Al-Baqarah ayat 223,menyatakan bahwa "Isterimu itu ladangmu, perlakukanlah
ia sebagaimana engkau inginkan." Artinya, posisi dan variasi seks
dianjurkan asal sesuai dengan norma agama (tidak melakukan seks anal
atau seks saat haid). Bahwa seks itu harus santun boleh-boleh saja, tapi
kalau dilakukan setiap melakukan hubungan seks, bukankah seks
menjadi membosankan? Inisiatif suami untuk mulai bereksperimen dengan
aneka posisi patut diacungi jempol. Paling tidak, Anda pun sudah mulai
merasakan kepuasan-kepuasan yang tak terhingga tadi. Ok.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar