Rabu, 14 Oktober 2015

Operasi Selaput Dara


Dr Boyke yang terhormat,
Saya seorang karyawati swasta yang sebentar lagi akan menikah. Namun,
belakangan ini saya dihantui rasa ketakutan kalau calon suami nanti akan
menyesal bila menikahi saya, karena saya sebenarnya sudah tidak
perawan lagi. Dulu, sewaktu pacaran yang pertama kali, saya memang
pernah khilaf melakukan hubungan seksual dengan pacar saya.
Ketakutan saya, jika suami nanti kecewa menyadari saya tidak perawan
lagi dia akan meninggalkan saya. Padahal saat ini usia saya sudah 32
tahun. Menurut Dokter apakah kondisi saya yang sudah tidak
perawan lagi bisa disempurnakan melalui operasi? Saya
sering mendengar informasi dari beberapa teman bahwa
kondisi seperti yang saya alami bisa ditolong. Kalau saja informasi itu benar, di rumah sakit manakah atau ke
dokter siapa saya dapat menghubunginya?
Mohon Dr Boyke berkenan membantu saya. Atas bantuannya
saya ucapkan terima kasih.
RS, Jakarta Timur

Jawab:
Operasi selaput dara (himenoplasti) merupakan suatu tindakan untuk
merapikan kembali selaput dara yang robek. Biasanya dibuat luka baru
dan dijahit kembali. Tindakan tersebut biasanya dengan menggunakan
obat bius lokal saja dan biasanya pasien tidak perlu menginap. Masalahnya
adalah tindakan ini biasanya dilakukan untuk kasus-kasus robeknya
selaput dara akibat perkosaan ataupun kecelakaan, sehingga untuk
dilakukan tindakan himenoplasti diperlukan kehadiran orangtua,
sekaligus izin untuk melakukan tindakan.
Sebenarnya calon suami anda harusnya bisa mengerti bahwa bisa saja
akibat ketidaktahuan seorang wanita melakukan kekhilafan seperti yang
anda alami. Toh banyak pula pria yang sudah tidak perjaka saat menikah.
Untuk informasi tentang operasi selaput dara, coba hubungi klinik-klinik
kandungan yang ada di Jakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar